Showing posts with label Buku. Show all posts
Showing posts with label Buku. Show all posts

Thursday, 30 May 2019

[Review Buku] Falsafah Ketuhanan Karya Buya Hamka

Thursday, May 30, 2019 0 Comments
Falsafah Ketuhanan dan Ayat-ayat Semesta
Sumber gambar : Dokumen pribadi

Identitas Buku:
Judul Buku : Falsafah Ketuhanan
Penulis : Buya Hamka
Penerbit : Gema Insani
Jumlah halaman : viii+160
ISBN : 978-602-250-391-0

Buku ini menurut saya terbilang tipis. Meskipun tipis, tetapi isinya berat. Mungkin karena sebelumnya saya terbiasa membaca tulisan Ustad Salim A. Fillah dengan kekhasannya yaitu meskipun non-fiksi tetapi bersastra dan mengalir indah, sehingga ketika pertama kali membaca tulisan Buya Hamka saya merasa kaku dan berat hehe...

Meskipun saya merasa berat, tetap saya baca terus sedikit demi sedikit. Karena saya masih terus penasaran dengan pandangan Buya Hamka mengenai Falsafah Ketuhanan.

Dalam buku ini Buya Hamka mengajak pembaca untuk berpikir dan merenungi tentang keberadaan Allah. Sangat banyak bukti-bukti bahwa Allah itu ada. Bagi yang sudah mengimani bahwa Allah itu ada tanpa mau berpikir dan merenung, setelah membaca buku ini akan semakin yakin dan manggut-manggut meng-iya-kan bahwa Allah itu ada.

Di awal-awal bab Buya Hamka menjabarkan proses perkembangan akal dan pikiran manusia tentang Ketuhanan. Sejak manusia primitif (sederhana) sampai sekarang telah berganti-ganti apa yang dianggap mereka sebagai tuhan. Dari batu, pohon, gunung, rimba, kayu-kayuan, air, ikan, binatang, langit, bumi, matahari, hingga bulan. Hal itu semua yang mereka anggap sebagai tuhan, mempunyai alasan dan ceritanya sendiri-sendiri.

Perkembangan ilmu pengetahuan dan hasil penyelidikan manusia, seharusnya semakin mendekatkan dan memperkuat keimanan. Bertambah tinggi perjalanan akal, bertambah banyak alat pengetahuan yang dipakai, pada akhirnya bertambah tinggi pulalah martabat iman dan Islam seseorang.

Nabi Muhammad pernah mengatakan:
"Agama ialah akal. Dan tidak ada agama pada orang yang tidak berakal"

Akal manusia memang terbatas terhadap hakikat tuhan. Tetapi melalui buku ini Buya Hamka mampu menyajikan contoh-contoh untuk menerangkan hakikat tuhan.

Buku ini sangat cocok jika disandingkan dengan buku Ayat-Ayat Semesta karya Agus Purwanto, yang menyingkap ayat-ayat dalam Alquran tentang semesta dan jagat raya.

Baca saja dua-duanya, maka keimanan dan kecintaanmu pada Alquran akan semakin mantap. Dan melelehkan hati merenungi keajaiban alam ini yang telah diciptakan Sang Maha Kuasa.

Selamat membaca! 

Monday, 22 April 2019

Kata-Kata Mutiara dalam Buku Agar Cinta Selalu Bersemi

Monday, April 22, 2019 0 Comments

Buku karya Ustad Fauzil Adhim ini tidak hanya bermanfaat bagi pasangan suami istri agar cintanya makin bersemi. Tetapi juga sangat bermanfaat bagi siapapun yang membacanya. Karena di dalamnya terkandung banyak hikmah. Terutama nasihat-nasihat tentang komunikasi. Untuk yang belum menikah, bisa banget ilmu-ilmu komunikasi dalam buku ini dipraktekkan saat berbicara dengan siapa saja.

Friday, 12 April 2019

[Review Buku] Cerita Sejarah dan Cinta dalam Novel Api Tauhid

Friday, April 12, 2019 0 Comments


Ketika membaca novel Api Tauhid ini saya bingung, ini buku fiksi apa non-fiksi ya? Cerita pendukungnya, yaitu tentang sejarah Turki dan Ulama Badiuzzaman Said Nursi sangat mendominasi. Bisa dibilang novel ini seperti buku Biografi Badiuzzaman Said Nursi. Karena menceritakan Said nursi dari lahir, masa kecilnya, hingga beliau wafat. Padahal saya penasaran dengan kisah tokoh Fahmi di awal-awal bab yang tiba-tiba menikah, lalu tiba-tiba dituntut cerai oleh istrinya. "Loh, kenapa? Loh, ada apa?", saya penasaran banget.

Wednesday, 27 March 2019

Marie Kondo, Ahli Beberes yang Mendunia

Wednesday, March 27, 2019 5 Comments

Marie Kondo, Ahli beberes dari Jepang ini membuktikan bahwa tidak ada ilmu yang sia-sia. Apapun bidangnya, jadilah ahlinya. Beres-beres yang identik dengan pekerjaan para pembantu rumah tangga ini ternyata mengantarkan Marie menjadi Ahli beres-beres profesional yang dikenal di seluruh dunia dengan metode KonMari nya. Nama KonMari merupakan sebuah nama metode berbenah yang diambil dari namanya sendiri.

Monday, 11 February 2019

Friday, 18 January 2019

Thursday, 3 August 2017

Perbedaan Anjing dan Manusia Ketika Memperoleh Rezeki

Thursday, August 03, 2017 0 Comments
  • Hati-hatilah! Jangan menginjak leher siapa yang sedang terjatuh, jangan merengutkan wajah di hadapan siapa yang butuh. Jangan juga menutup telinga ketika mendengar rintihan si miskin. Jika anda melakukan itu, gugurlah keanggotaan anda dalam Khazanah cinta dan kemanusiaan. Untuk ada ketahui, khazanah ini memiliki banyak cabang dan berada di semua tempat, hanya saja anggotanya bukanlah pendengki atau yang mementingkan diri, bukan pula yang tidak memiliki.
Sumber gambar : google

Wednesday, 26 July 2017

'Keanehan' Abdurrahman Bin Auf

Wednesday, July 26, 2017 0 Comments
Teman-teman kenal Abdurrahman Bin Auf? itu lhooo...sahabat Nabi yang kaya rayaaaaaa....
Aneh banget, seandainya Abdurrhaman Bin Auf itu mengangkat batu, dibalik batunya bisa saja muncul emas. begitulah perumpamaannya karena saking lancarnya rezekinya.
Yuk simak tulisan yangs saya kutip dari Ustad Bachtiar Nasir dalam Majalah Mulia Edisi Juli 2017.
Sumber gambar: Majalah Mulia


Di masa Rasulullah SAW, banyak sahabat karena kemuliaannya diberi jaminan masuk surga? Rasulullah SAW mengabarkan ada 10 orang dijamin masuk surga karena kesalehan mereka. Selain Khulafaur Rasyidin, ada nama Abdurrahman Bin Auf.
Ia adalah salah seorang sahabat Nabi yang masuk golongan mendapatkan kabar sebagai penghuni surgaketika ia masih hidup, minal mubasyirin  bill jannah. Sejak masuk Islam hingga wafat di usia 75 tahun, dia menjadi teladan utama seorang mukmin sejati. Khalifah Umar bahkan  memasukkannya dalam daftar enam tertua yang bertugas memilih khalifah penggantinya pada detik-detik akhir kematiannya setelah ditikam oleh budak Majusyi. Umar berkata, Rasulullah wafat dalam keadaan ridlo kepada mereka".
Abdurrahman Bin Auf adalah pebisnis ulung, sangat sukses hingga merasa heran dengan dirinya sendiri. Ia pernah berkata, "Aku heran kepada diriku sendiri. Seandainya aku mengangkat batu, di bawahnya aku akan temukan emas dan perak." Padahal bisnis yang ia lakukan bukan sebagai ajang untuk menumpuk-numpuk harta, atau pelampiasan kerakusan. Baginya, bisnis adalah profesi dan tanggung jawab, juga sebagai jalan kesuksesan dunia-akhirat.
Suatu saat, terdapat 700 unta penuh muatan memenuhi jalan-jalan kota Madinah. Warga saling memberi tahu satu dengan yang lain untuk menyaksikan keramaian itu dan untuk bergembira dengan datangnya rezeki yang melimpah. Ketika mendengar kedatangan kafilah itu, Ummul Mukminin, Aisyah bertanya, apa yang sedang terjadi di Madinah? Terdengar jawaban, Kafilah dagang Abdurrahman Bin Auf datang dari Syam membawa dagangannya. Aisyah kembali bertanya, satu kafilah menyebabkan hiruk pikuk seperti itu? Terdengar jawaban, Ya, Wahai |Ummul Mu'minin, terdiri dari 700 unta.
Abdurrahman Bin Auf menemui Aisyah dan berkata: "saya teringat sabda Rasulullah yang tidak pernah saya lupakan. Dan ketahuilah, semua kafilah dengan muatannya ini, saya persembahkan untuk perjuangan di jalan Allah. Muatan 700 kendaraan itu dibagikan kepada semua penduduk Madinah dan sekitarnya. Sungguh satu pesta yang meriah".
ini hanyalah secuil kisah seorang Abdurrahman Bin Auf, saudagar sukses kaya raya, merebut kekayaan dunia demi akhirat.
Abdurrahman mengajarkan kita harta yang diperoleh tidak untuk ditumpuk-tumpuk sebanyak mungkin, tapi demi perjuangan agama, termasuk sebagai logistik pasukan perang kaum muslimin.
Nabi pernah bersabda padanya, Wahai Putra Auf, kamu ini orang kaya raya. Kamu akan masuk surga dengan merangkak.
Karena itu, pinjamkan kekayaanmu pada Allah. Allah pasti memudakan langkah kakimu. Sejak ia mendengar nasihat orang yang paling mulia itu, ia tak pernah lupa menginfakkan harttanya di jalan Allah. Dan kekayannnya pun makin melimpah. Tercatat, ia pernah menjual tanahnya senilai 40 ribu dinar. Uang itu, lalu ia bagikan pada keluarganya, dari keturunan Bani Zuhrah. Juga kepada Ummul Mu'minin, serta kepada fakir miskin.
Bin Auf pernah menyumbangkan 500 kuda untuk kepentingan pasukan perang. Juga menyumbang 1500 kendaraan penuh logistic perang. bahkan sebelum meninggal dunia, ia mewasiatkan agar 50 ribu dinar untuk kepentingan jihad di jalan Allah, 400 dinar untuk para veteran Perang Badar yang masih hidup.
Disebabkan kedermawanannya, hingga penduduk Madinah mengatakan, seluruh penduduk Madinah menikmati kekayaan Abdurrahman Bin Auf. Sepertiga kekayannya dipinjamkan pada mereka, sepertiga lagi digunakan untuk membayar utang-utang mereka dan sepertiga sisanya dibagi-bagikan pada mereka. Maka rumahnya pun selalu ramai disesaki orang. Waktu pagi, mereka datang meminjam dana, siang hari mereka datang membayar pinjaman, dan sore hari mereka datang mengambil sedekah.
Abdurrahman Bin Auf tipologi manusia dambaan umat. Meninggalkan segala-galanya demi mendapatkan agama Allah. Sukses bisnis, sukses membela agama. Sukses dunia, tampan, kaya raya, masuk surga.
Semoga kita bisa mendidik dan mengarahkan anak-anak kita menjadi pengusaha sekelas Abdurrahman Bin Auf, pengusaha yang sukses di dunia sekaligus ahli surga.













Wednesday, 17 May 2017

Tuesday, 16 May 2017

Istiqomahlah dalam beristiqomah

Tuesday, May 16, 2017 0 Comments
Buku Doa Pengubah Takdir
(SUmber gambar google, karena buku saya sendiri sudah amat lusuh :D)
Assalamu’alaykum Wr. Wb…
Kali ini saya ingin membagikan sedikit bagian bab Doa Memohon Istiqomah dari sebuah buku berjudul “Doa Pengubah Takdir” Karya ustad favorit saya, Aa Gym, hehehe… bukan berarti saya mau dijadikan istri beliau yang ketiga ya #eh :D saya hanya kagum dengan cara beliau menyampaikan tausiyah-tausiyah apalagi tentang ketauhidan. Hati ini rasanya jadi tentram, tenang, jadi “ooooh iya ya” sambil manggut-manggut dan senyum-senyum sendiri, karena menyadari diri ini sangat keliru dalam menghadapi persoalan hidup :D. coba sahabat cari-cari tausiyah beliau di youtube, buanyak banget.

Monday, 15 May 2017

Buah-buahan Surga yang Menyehatkan

Monday, May 15, 2017 0 Comments
Buku Apotek Rabbani
Assalamu’alaykum, Sahabat…
Sudah lama sekali tidak menyapa sahabat semua di blog ini (memangnya ada yang disapa? hihihi)
Kali ini saya ingin membagikan sedikiiiit bagian dari sebuah buku berjudul Apotek Rabbani. Dalam buku karya Siti Zumrotus Sa’adah, eh kayak nama saya ya, hehe semoga Dwi Putri Miftahus Sa’adah bisa menerbitkan satu bukuuuuu aja sekali seumur hidup :D

Wednesday, 9 November 2016

Thursday, 15 October 2015

MENITI DAKWAH EKONOMI

Thursday, October 15, 2015 0 Comments


Kemajuan di bidang pendidikan dan kesehatan belumlah cukup untuk menopang eksistensi persyarikatan dalam rangka dakwah pembaharuan di masyarakat. Seharusnya, Muhammadiyah juga memperkuat sektor bisnis-ekonomi, agar persyarikatan semakin kokoh. Dalam pertemuan saudagar Muhammadiyah yang bertempat di aula Wisma Kalla Makassar, Sulawesi Selatan(4/8), muncul berbagai gagasan dan saran untuk memajukan bidang ekonomi persyarikatan. Salah satunya, para saudagar Muhammdiyah diharapkan banyak belajar dari bangsa yang memiliki bisnis kuat. Yakni, bangsa China.

Thursday, 1 October 2015

AGAR SEKOLAH/KULIAH MENJADI BERKAH

Thursday, October 01, 2015 0 Comments


Terkadang banyaknya ilmu tidak memberi apa-apa bagi pemiliknya. Bertambahnya ilmu tidak semakin menjadikan dirinya bijaksana dan dekat dengan kebenaran, tetapi malah menjauhkannya dari Allah Ta’ala. Bagi dirinya sendiri saja tidak menghantarkan kebaikan apalagi membawa manfaat bagi kehidupan. Ilmu yang diperoleh malah menjerumuskan pada kehinaan.

Tuesday, 18 August 2015

DI BALIK SIMBOL (Memahami Pesan Agama dengan Semangat Kemajuan)

Tuesday, August 18, 2015 0 Comments


Interaksi antar manusia memerlukan simbol. Simbol merupakan hasilkesepakatan orang-orang yang terlibat dalam interaksi itu. Supaya aman di jalan, pengendara memerlukan simbol. Supaya tampil modern, orang pakai dasi, dan supaya elegan, orang memakai jam tangana yang harganya sangat mahal. Supaya tampak alim,para santri pakai jubah dan kopyah atau bahkan sroban. Simbol-simbol itu penting untuk memudahkan orang berkomunikasi. Orang akan mngenal sesuatu melalui simbol.

Follow Instagramku